Selamat Datang...

Selamat Datang di website resmi Rumah Sakit Santo Antonius, Pontianak, Kalimantan Barat. Website ini memuat informasi tentang layanan, fasilitas, jadwal praktek dokter, dan berbagai macam informasi lain seputar RS Antonius. Kami persilahkan untuk mengakses menu - menu di website ini untuk mendapatkan informasi yang diperlukan. Jika ingin mendapatkan informasi tambahan, silahkan menghubungi telepon +62 561 732101, atau datang langsung ke alamat kami yang bisa dibaca di halaman Hubungi Kami

logo

logo

Deteksi Dini Gangguan Pendengaran Pada Anak dan Dewasa

Oleh : dr. Noviati Sri Racha, Sp.THT.KL

Latar Belakang:
Data WHO mengenai angka gangguan pendengaran dan ketulian sungguh mengejutkan, didapati 360 juta (5,3%) penduduk dunia terkena gangguan pendengaran, dan setengahnya (180 juta lebih) berada di Asia Tenggara termasuk Indonesia dengan prevalensi ketulian tinggi yaitu 4,6%. Data Indonesia dari Survei Kesehatan Indra Penglihatan dan Pendengaran (1994-1996) menunjukkan prevalensi penyakit telinga cukup tinggi yaitu 18,5%, gangguan pendengaran 18,6%, ketulian berat 0,4% dengan populasi tertinggi kelompok usia sekolah (7-18 tahun).

Selanjutnya data WHO menyebutkan bayi lahir tuli (tulikongenital) berkisar 1-4 bayi dari 1000 kelahiran. Karena tidak mendengar, bayi-bayi ini berisiko gangguan komunikasi yang berdampak pada turunnya kemampun anak ademik dan kualitas SDM. Jika tidak ditolong maka anak-anak akan menjadi warga terbelakang yang tidak mandiri dan tidak sejahtera.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka Rumah Sakit Umum St. Antonius sebagai pemberi pelayanan kesehatan di Kalimantan Barat berupaya memberikan pelayanan terutama dalam hal melakukan deteksi dini gangguan pendengaran pada bayi dan anak, serta pemeriksaan ganguan pendengaran pada orang dewasa dengan mengunakan tes pendengaran baik yang bersifat subyektif maupun obyektif. Pemeriksaan pendengaran secara obyektif dengan menggunakan alat : Tympanometri, OAE dan BERA/ASSR . Dan alat-alat tersebut sudah tersedia di Rumah Sakit Umum Santo Antonius Pontianak

logo

Read More