PROFILE

Rumah Sakit Umum Santo Antonius pertama kali mulai dibangun pada bulan April 1928, diprakarsai oleh Mgr. Pacificus Bos, Ofm. Cap. D.D, pimpinan umat Katolik pada waktu itu yang memandang perlu adanya rumah sakit di Kota Pontianak, dengan mengambil nama pelindung Santo Antonius, yang juga dikenal sebagai santo pelindung barang - barang yang hilang atau dicuri. Maksudnya adalah agar mereka yang menderita sakit, menemukan kembali kesehatannya setelah berobat.


Pada awal mula berdirinya, rumah sakit ini diberi status Rumah Sakit Swasta Bersubsidi, dimana penyelenggaraan maupun rumah sakit ditangani oleh missi Katolik dengan mendapat subsidi dari pemerintah. Pada permulaannya, rumah sakit ini belum mempunyai dokter ahli, hanya ada dokter umum dan diberi tanggung jawab sebagai pimpinan. Tenaga lainnya adalah para suster dari Fransiskanes, pastor dan tenaga lainnya.

Pada tahun 1949 pengelolaan RS diserahkan kepada pemerintah dan diganti dengan nama Rumah Sakit Umum Sei Jawi Pontianak, lalu pada tahun 1990 satus kepemilikan RS dikembalikan kepada Keuskupan Agung Pontianak dan dikelola oleh Yayasan Dharma Insan dengan nama Rumah Sakit Umum St. Antonius

Seiring perjalanan waktu, Rumah Sakit Umum Santo Antonius telah berkembang dari rumah sakit yang sangat sederhana menjadi rumah sakit yang lengkap dan modern. Pada bulan Desember 2002, RSU Antonius secara bertahap pindah ke gedung baru, dan pada awal bulan Januari 2003, proses perpindahannya selesai. Gedung baru RSU Santo Antinus terdiri dari :
- Ruang Perawatan Santo Fransiskus
- Ruang Perawatan Santo Markus
- Ruang Perawatan Santa Elisabeth
- Ruang Perawatan Santo Lukas
- Ruang Perawatan Santo Borromeus
- Ruang Perawatan Santa Lidwina
- Ruang Perawatan Santo Yohanes
- Ruang Perawatan ICU / Gawat Darurat
- Ruang Perawatan ICCU / Gawat Darurat Jantung
- Ruang Perawatan Santa Maria
- Instalasi Radiologi, Farmasi, Haemodialise, Poliklinik Umum, Poliklinik Spesialis
- Fasilitas Dapur, Kantin, Perbankan dan lain - lain



Logo dan maknanya

Tulisan Rumah Sakit Umum St. Antonius berwarna putih dalam lingkaran biru: Melambangkan ketulusan pelayanan insan rumah sakit tanpa membedakan status sosial sejalan misi Kristus sebagai pembawa damai. Bentuk tulisan yang dinamis mencerminkan perjalanan rumah sakit yang bersifat dinamis mengikuti perkembangan zaman dan teknologi kesehatan.
Gambar salib berwarna kuning emas dalam lingkaran hijau muda dan tulisan Servia in Caritate berwarna merah : melambangkan kekekalan semangat pelayanan insan rumah sakit terhadap kehidupan sebagai wujud penghayatan Salib Kristus sesuai moto rumah sakit : "Serviam In Caritate" .
Replika St. Antonius Padua dan Burung Merpati : menggambarkan pelindung rumah sakit bersama Roh Kudus yang berpihak pada kaum lemah, terutama orang sakit. Tersirat pada replika St. Antonius yang menggendong kanak - kanak Yesus.


Desain logo oleh :

Dr. Damianus Hipolitus


Diresmikan pada Perayaan Natal 2007 dan Tahun Baru 2008, tgl 5 Januari 2008